Mata Kuliahku di UPN
Awalnya, aku tidak mengetahui apa
saja mata kuliah yang ada di teknik informatika. Waktu itu, aku disuruh oleh ayahku
untuk mendaftar kuliah di jurusan teknik informatika. Lalu aku menurutinya, dan
akhirnya aku mendaftar kuliah di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”
Jawa Timur jurusan teknik informatika yang sedang aku jalani saat ini.
Setelah
aku memasuki jurusan ini, dan aku merasakan beberapa mata kuliah yang berhubungan
dengan matematika. Aku menyadari keahlian pelajaranku adalah matematika sejak
SD sampai SMA. Merasa tidak salah jurusan, aku mengikuti kegiatan belajar
mengajar dengan baik. Beberapa mata kuliah yang berhubungan dengan matematika
yaitu matematika diskrit dan sistem digital.
Mata kuliah
tersebut awalnya terasa susah, tetapi kalau kita belajar dengan serius, maka
akan terasa mudah. Setelah mengikuti mata kuliah tersebut dalam beberapa
minggu, barulah kita merasakan betapa susahnya mata kuliah tersebut. Beberapa temanku
dapat menerima materi dengan baik sehingga mata kuliah tersebut dianggapnya
mudah. Tetapi tidak sedikit dari kita yang merasakan betapa susahnya ke-dua
mata kuliah tersebut.
Selain mata
kuliah yang berhubungan dengan matematik, tentunya ada mata kuliah yang
berhubungan dengan komputer. Mata kuliah tersebut bernama “Pengantar Sistem
Informasi” atau biasa kita singkat dengan mata kuliah PSI. Mata kuliah tersebut
terasa mudah bagi yang tahu tentang komponen-komponen komputer. Tetapi bagi
yang tidak tahu, maka mata kuliah tersebut terasa susah walaupun saat SD sudah
pernah mempelajarinya. Ada pula mata kuliah yang membutuhkan komputer, yaitu
algoritma dasar dan pemrograman dasar. Kedua mata kuliah tersebut berhubungan
satu sama lain. Contohnya kita membuat suatu langkah-langkah yang runtun yang
biasa disebut “algorirma”, selanjutnya langkah-langkah tersebut diubah menjadi
kode yang biasa disebut “pseudocode”, dan akhirnya kode tersebut dimasukkan
dalam program.
Yang terakhir
adalah mata kuliah Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Kedua mata kuliah
tersebut menurutku tidak terlalu berat karena tidak terlalu berdampak pada
jurusanku “Teknik Informatika”. Perbedaan yang sangat terlihat selain bahasanya
adalah dosennya. Dosen Bahasa Indonesia sangat ramah sedangkan dosen Bahasa
Inggris tidak.
Komentar
Posting Komentar